Cari di dalam Quran

Nomor surat  Nomor ayat 
Home  | Quran Index  | Help

Jelajah Surat   


Nama surat: Al Hadiid Jumlah Ayat: 29 Menampilkan: 1-10 

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Pilih halaman:
1 2 3
ÓóÈøóÍó áöáøóåö ãóÇ Ýöí ÇáÓøóãóÇæóÇÊö æóÇáúÃóÑúÖö æóåõæó ÇáúÚóÒöíÒõ ÇáúÍóßöíãõ
SAB-BAHA LIL-LAHI MAA FIY ALS-SAMAAWAATI WAAL ARDHI WAHUWA AL'AAZIYZU ALAAHAKIYMU
57.
1. Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih
kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang
Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.




áóåõ ãõáúßõ ÇáÓøóãóÇæóÇÊö æóÇáúÃóÑúÖö íõÍúíöí æóíõãöíÊõ æóåõæó Úóáóì ßõáøö ÔóíúÁò ÞóÏöíÑñ

LAHU MULKU ALS-SAMAAWAATI WAAL ARDHI YUHYIY WAYUMIYTU WAHUWA 'AALAY KUL-LI SYAY'UIN QADIYRUN
57.
2. Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan
dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.




åõæó ÇáúÃóæøóáõ æóÇáúÂÎöÑõ æóÇáÙøóÇåöÑõ æóÇáúÈóÇØöäõ æóåõæó Èößõáøö ÔóíúÁò Úóáöíãñ

HUWA AL AW-WALU WAALAKHIRU WAALZH-ZHAAHIRU WAALBAATHINU WAHUWA BIKUL-LI SYAY'UIN 'AALIYMUN
57.
3. Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang
Bathin (1453); dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

[1453]. Yang dimaksud dengan: "Yang Awal" ialah, yang telah
ada sebelum segala sesuatu ada, "Yang Akhir" ialah
yang tetap ada setelah segala sesuatu musnah, "Yang
Zhahir" ialah, Yang nyata adanya karena banyak bukti-
buktinya dan "Yang Bathin" ialah yang tak dapat
digambarkan hikmat zat-Nya oleh akal.




åõæó ÇáøóÐöí ÎóáóÞó ÇáÓøóãóÇæóÇÊö æóÇáúÃóÑúÖó Ýöí ÓöÊøóÉö ÃóíøóÇãò Ëõãøó ÇÓúÊóæóì Úóáóì ÇáúÚóÑúÔö íóÚúáóãõ ãóÇ íóáöÌõ Ýöí ÇáúÃóÑúÖö æóãóÇ íóÎúÑõÌõ ãöäúåóÇ æóãóÇ íóäÒöáõ ãöäó ÇáÓøóãóÇÁ æóãóÇ íóÚúÑõÌõ ÝöíåóÇ æóåõæó ãóÚóßõãú Ãóíúäó ãóÇ ßõäÊõãú æóÇááøóåõ ÈöãóÇ ÊóÚúãóáõæäó ÈóÕöíÑñ

HUWA AL-LADZIY KHALAQA ALS-SAMAAWAATI WAAL ARDHA FIY SIT-TATI AY-YAAMIN TSUM-MA ASTAWAY 'AALAY AL'AARSYI YA'ALAMU MAA YALIJU FIY AL ARDHI WAMAA YAKHRUJU MINHAA WAMAA YANZILU MINA ALS-SAMAA'U WAMAA YA'ARUJU FIYHAA WAHUWA MA'AAKUM AYNA MAA KUNTUM WAALL-LAHU BIMAA TA'AMALUWNA BASHIYRUN
57.
4. Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa:
Kemudian Dia bersemayam di atas 'arsy (1454) Dia mengetahui
apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya
dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya
(l455). Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan
Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

[1454]. Lihat not no. [548].
[1455]. Yang dimaksud dengan "yang naik kepada-Nya" antara
lain amal-amal dan do'a-do'a hamba.




áóåõ ãõáúßõ ÇáÓøóãóÇæóÇÊö æóÇáúÃóÑúÖö æóÅöáóì Çááøóåö ÊõÑúÌóÚõ ÇáÃãõæÑõ

LAHU MULKU ALS-SAMAAWAATI WAAL ARDHI WAILAY ALL-LAHI TURJA'U AL MUWRU
57.
5. Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada
Allah-lah dikembalikan segala urusan.




íõæáöÌõ Çááøóíúáó Ýöí ÇáäøóåóÇÑö æóíõæáöÌõ ÇáäøóåóÇÑó Ýöí Çááøóíúáö æóåõæó Úóáöíãñ ÈöÐóÇÊö ÇáÕøõÏõæÑö

YUWLIJU ALL-LAYLA FIY ALN-NAHAARI WAYUWLIJU ALN-NAHAARA FIY ALL-LAYLI WAHUWA 'AALIYMUN BIDZAATI ALSH-SHUDUWRI
57.
6. Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan
siang ke dalam malam (1456). Dan Dia Maha Mengetahui segala
isi hati.

[1456]. Yang dimaksud dengan "memasukkan malam ke dalam siang"
yang menjadikan malam lebih panjang dari siang, dan
"memasukkan siang ke dalam malam" ialah menjadikan
siang lebih panjang dari malam. Sebagai yang terjadi
pada musim panas dan dingin.




ÂãöäõæÇ ÈöÇááøóåö æóÑóÓõæáöåö æóÃóäÝöÞõæÇ ãöãøóÇ ÌóÚóáóßõã ãøõÓúÊóÎúáóÝöíäó Ýöíåö ÝóÇáøóÐöíäó ÂãóäõæÇ ãöäßõãú æóÃóäÝóÞõæÇ áóåõãú ÃóÌúÑñ ßóÈöíÑñ

AMINUWA BIALL-LAHI WARASUWLIHI WA ANFIQUWA MIM-MAA JA'AALAKUM M-MUSTAKHLAFIYNA FIYHI FAAL-LADZIYNA AMANUWA MINKUM WA ANFAQUWA LAHUM AJRUN KABIYRUN
57.
7. Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah
sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu
menguasainya (l457). Maka orang-orang yang beriman di antara
kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh
pahala yang besar.

[1457]. Yang dimaksud dengan menguasai di sini ialah
penguasaan yang bukan secara mutlak. Hak milik pada
hakikatnya adalah pada Allah. Manusia menafkahkan
hartanya itu haruslah menurut hukum-hukum yang telah
disyariatkan Allah. Karena itu tidaklah boleh kikir
dan boros.




æóãóÇ áóßõãú áóÇ ÊõÄúãöäõæäó ÈöÇááøóåö æóÇáÑøóÓõæáõ íóÏúÚõæßõãú áöÊõÄúãöäõæÇ ÈöÑóÈøößõãú æóÞóÏú ÃóÎóÐó ãöíËóÇÞóßõãú Åöä ßõäÊõã ãøõÄúãöäöíäó

WAMAA LAKUM LAA TU'MINUWNA BIALL-LAHI WAALR-RASUWLU YAD'UWKUM LITU'MINUWA BIRAB-BIKUM WAQAD AKHADZA MIYTSAAQAKUM IN KUNTUM M-MU'MINIYNA
57.
8. Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul
menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan
sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu jika kamu adalah
orang-orang yang beriman (l458).

[1458]. Yang dimaksud dengan perjanjianmu ialah perjanjian ruh
Bani Adam sebelum dilahirkan ke dunia bahwa dia
mengakui (naik saksi), bahwa Tuhan-nya ialah Allah,
seperti tersebut dalam ayat 172 surat Al A'raaf.




åõæó ÇáøóÐöí íõäóÒøöáõ Úóáóì ÚóÈúÏöåö ÂíóÇÊò ÈóíøöäóÇÊò áöíõÎúÑöÌóßõã ãøöäó ÇáÙøõáõãóÇÊö Åöáóì ÇáäøõæÑö æóÅöäøó Çááøóåó Èößõãú áóÑóÄõæÝñ ÑøóÍöíãñ

HUWA AL-LADZIY YUNAZ-ZILU 'AALAY 'AABDIHI AYAATIN BAY-YINAATIN LIYUKHRIJAKUM M-MINA ALZH-ZHULUMAATI ILAY ALN-NUWRI WAIN-NA ALL-LAHA BIKUM LARA'UWFUN R-RAHIYMUN
57.
9. Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang
(Al-Quraan) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada
cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi
Maha Penyayang terhadapmu.




æóãóÇ áóßõãú ÃóáøóÇ ÊõäÝöÞõæÇ Ýöí ÓóÈöíáö Çááøóåö æóáöáøóåö ãöíÑóÇËõ ÇáÓøóãóÇæóÇÊö æóÇáúÃóÑúÖö áóÇ íóÓúÊóæöí ãöäßõã ãøóäú ÃóäÝóÞó ãöä ÞóÈúáö ÇáúÝóÊúÍö æóÞóÇÊóáó ÃõæúáóÆößó ÃóÚúÙóãõ ÏóÑóÌóÉð ãøöäó ÇáøóÐöíäó ÃóäÝóÞõæÇ ãöä ÈóÚúÏõ æóÞóÇÊóáõæÇ æóßõáøÇð æóÚóÏó Çááøóåõ ÇáúÍõÓúäóì æóÇááøóåõ ÈöãóÇ ÊóÚúãóáõæäó ÎóÈöíÑñ

WAMAA LAKUM AL-LAA TUNFIQUWA FIY SABIYLI ALL-LAHI WALIL-LAHI MIYRAATSU ALS-SAMAAWAATI WAAL ARDHI LAA YASTAWIY MINKUM M-MAN ANFAQA MIN QABLI ALFATHI WAQAATALA UWLAIKA A'AZHAMU DARAJATAN M-MINA AL-LADZIYNA ANFAQUWA MIN BA'ADU WAQAATALUWA WAKUL-LAAN WA'AADA ALL-LAHU ALAAHUSNAY WAALL-LAHU BIMAA TA'AMALUWNA KHABIYRUN
57.
10. Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada
jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai)
langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang
menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan
(Mekah). Mereka lebih tingi derajatnya daripada orang-orang
yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah
menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih
baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.





Al-Quran