Kekuatan Ilahi yg Menakjubkan

 

 

Terapi NurSyifa’

" Berdasarkan Al-Qur'an & As-Sunnah "


DOKTER  PLUS+++

PENGLIHATAN MATA BATHIN UNTUK MENDIAGNOSE PENYAKIT MEDIS MAUPUN YANG NON MEDIS.

Apakah ada yang sudah pernah melihat fenomena alam ghoib?. Maksudnya sebelum Buka Aura, seperti dapat melihat makhluk-makhluk dan hal lain yang sifatnya ghoib.

Kita masuk ke fenomena alam ghoib, jadi didalam metode penyembuhan atau pengobatan itu penting bagi kita untuk bisa masuk/penetrasi ke alam ghoib, karena dengan melalui alam ghoib kita dapat melihat dan masuk ketubuh sendiri, orang lain atau tempat-tempat lain yang jauh ataupun dekat. Suatu contoh dari metode penyembuhan adalah kalau kita tahu ada orang yang sakit kemudian kita masuk kedalam tubuhnya sehingga kita bisa melihat jantungnya, paru-parunya, atau segala hal didalam organ tubuhnya, misalnya : ada peredaran darah yang tidak lancar atau tubuhnya sakit, apa penyebabnya, bagaimana cara menyembuhkannya, dan lain sebagainya. 

Berikut penjelasan dari Ibu dr. Siti Hajar (peserta Buka Aura dari Takengon, Aceh) yang mengobati anaknya hingga sembuh :  

 Dengan Aktifnya Mata Bathin, Mendiagnosa Menjadi Lebih Mudah dan Cepat.

PENGAKUAN - KESAKSIAN PASIEN PENGOBATAN YANG BUKA AURA PESONA NUR ILAHI            Dulu sewaktu saya belajar secara medis di fakultas, dalam mendiagnosa apapun harus dilakukan dengan bantuan alat. Tapi yang istimewa sekarang ini setelah Buka Aura dan mata bathin saya " terbuka", saya bisa melakukan diagnosa tanpa perlu bantuan USG, Rontgen atau MRI, bahkan justru lebih sensitif dengan Nur Illahi. Jadi dengan Nur Illahi ini penglihatan saya dapat menembus hingga keserat-serat yang halus sekali pun, seperti menembus keserat-serat syaraf yang kecil bahkan ke kromosom sekalipun, sehingga bisa bermanfaat bagi saya pribadi (sebagai seorang dokter) dan pasien yang akan ditangani. Dimana untuk pasien yang seharusnya mengeluarkan biaya jutaan rupiah untuk MRI tapi dengan adanya Nur Illahi ini bisa kita potong kompas untuk diagnosanya sehingga biayanya itu sudah terpotong hingga puluhan juta rupiah. Sehingga mudah-mudahan Ilmu ini bermanfaat bagi saya pribadi, bagi keluarga, bagi kalangan medis, dan buat yang lainnya.

 Pengalaman Pertama Perjalanan-journey Dengan Mata Bathin.

Pada waktu pertama pak Haji Bambang menyuruh masuk ke tubuh sendiri, yang saya pikirkan dan saya bayangkan pertama adalah apa-apa saja yang saya lihat pada waktu praktek disekolah dulu, misalnya pada waktu bedah mayat.

Saya katakan kepada pak Haji, " Pak, yang saya lihat ini, adalah yang saya bayangkan " lalu kata pak Haji, " Oh bukan itu, coba lihat ini !!" dan setelah itu saya rasakan, gerakannya sama dan aliran darahnya jelas terlihat sama, seperti hidup misalnya di Arterinya merah di Venanya biru (berwarna), bahkan gerakan jantung yang berdegup itu benar tampak terlihat, detakkannya, dug..dug..dug…….sampai saya hampir tidak percaya apakah benar yang dilihat ini, sehingga saya pikir jangan-jangan ini sugesti dari pak Haji saja, jadi saya melihat sewaktu yang saya bayangkan terlihat seperti bedah mayat pada waktu saya praktek dan praktek lapangan sewaktu operasi di lapangan.

 Saya Suka Usil Untuk Membuktikan Kebenarannya.

Untuk membuktikan kebenarannya, biar lebih yakin, ini imaginasi saya atau karena sugesti dari pak Haji. Maka karena memang saya suka usil, secara diam-diam saya coba praktekkan lagi, untuk masuk ke tubuh pasien, coba diagnosa lagi, ngetes, lalu saya cocokkan dengan yang tertulis dikertas formulir pendaftaran atas keluhan pasien tersebut, dan ternyata banyak yang cocok-pas.

Bagi saya pribadi awalnya memang belum pernah saya praktekkan langsung baik dirumah maupun disini, mungkin masih belum PD, sehingga masih khawatir apakah ini sesuai atau tidak, nanti takut salah Diagnosa lagi. Tapi setelah beberapa lama disini (di NurSyifa') kemampuan saya terus diasah oleh pak Haji Bambang untuk menambah keyakinan itu.

Terkadang saya suka iseng dengan sesama pasien, masuk ketubuhnya (pasien) untuk melihat berapa giginya yang bolong, keluhannya apa, dan lain sebagainya.

 Kelainan Kromosom dan Cara Melihatnya Secara Medis.

Kalau untuk melihat Kromosom, di teknologi yang paling canggih pun, misalnya di rumah sakit harus menggunakan Mikroskop Elektron yang sangat halus. Artinya dia harus "diragikan" dulu seminggu karena dibagian sesudah sel masih harus diuraikan lagi ke dalam bagian sel itu yang dinamakan Kromosom. Contoh, anak saya yang bernama Opang itu dia ada kelainan kromosom bawaan lahir, dimana kalau kita yang normal berjumlah 46 tapi di Opang  47, karena ada kromosom yang ke 21 itu ada 3 seharusnya ada 2.

Jadi kalau dulu saya baru bisa melihat hasilnya itu di dokter ahli kromosom, misalnya ini hasilnya Trisomi dan saya sendiri pun belum pernah melihat bagaimana Trisomi itu, lalu saya lihat lagi dibuku-buku untuk mempelajarinya, tapi disini langsung, saya sudah dapat melihat hasilnya, ada yang bentuknya Mozaikh seperti yang ada dibuku-buku yang pernah saya lihat.

 Apakah MRI Itu ?.

Datang lagi kekhawatiran benar atau tidak yang saya lihat ini !!. Tadi ada yang bertanya, pak Heri, apa itu MRI ?, MRI itu adalah Magnetik Resonansi Imagine itu adalah suatu teknologi yang paling modern untuk mendeteksi sekecil-kecilnya dari bagian tubuh, misalnya pada yang Stroke dilihat dipotong-potong bagian kotaknya itu ada yang diagonal, vertikal dicari-cari untuk melihat letak Leksine nya, tapi disini lebih sederhana dimana pasiennya tidak tahu kita dapat menembus ke bagian mana saja dari letak kelainan itu, jadi biaya diagnosa atau operasinya bisa terpotong puluhan juta rupiah dengan penglihatan Nur Illahi ini.

 Biaya Pemeriksaan Untuk Mengetahui Suatu Penyakit Sangat Besar.

Karena yang menjadi masalah sekarang ini adalah yang memberatkan pasien itu dari segi biayanya, bukan untuk pengobatannya, tapi baru hanya untuk pemeriksaannya saja, belum untuk pengobatannya sudah memakan biaya yang sangat besar. Kalau yang sakit orang yang tidak mampu, kasihan sekali, dan ini terdorong dari pengalaman pengobatan Si Opang (memiliki Down Syndrome) yang untuk diagnosanya saja harus beberapa kali, lalu terpikir oleh saya, mungkin kalau untuk yang mampu masih bisa mengikuti terus untuk pengobatannya, tapi kalau yang tidak itu bagaimana ?, itu belum melakukan tindakan apa-apa (pengobatan).

Seperti si Opang dalam pengobatannya ; untuk koreksi kelainan ususnya, untuk memeriksa kelainan jantungnya, kelainan fisiknya, kelainan mentalnya, dimana hanya untuk pemeriksaannya saja sudah menyedot puluhan juta, yang mana paling tidak harus mengeluarkan 50 jutaan Rupiah baru bisa komplit, untuk mengetahui letak Leksinenya disini, kromosomnya begini, dan lain sebagainya, itu hanya untuk mengetahui saja.

* Jadi untuk mengetahui penyakit seseorang saja itu membutuhkan biaya yang begitu besarnya, kalau orang pada umumnya, belum tentu mampu karena untuk memeriksanya saja harus keluar uang sekitar 50 jutaan Rupiah dan ini mungkin  sesuatu hal yang dilematis, yang dialami oleh banyak orang dikota-kota besar.

"Dan sekarang kita bisa bersyukur ada orang yang seperti Ibu Hajar yang bisa menjadi Dokter plus, mudah-mudahan akan ada dokter-dokter yang lainnya !! ", ucap pak Haji Bambang.***

 Rasulullah Setuju Imbalan untuk Pengobatan Ilahiyah.

Sehingga bila ada pasien yang datang untuk MRI misalnya, seharusnya perlu biaya sekitar  puluhan juta rupiah, tapi bila diperiksa dengan saya ( Ibu Hajar ) perlu biaya beberapa juta Rupiah saja, saya rasa bila seperti ini sah-sah saja. Ini pernah terjadi di zaman Rasullullah ada sahabat yang mengadu ke Rasullullah dan berkata ; "Ya Rasullullah ada orang yang sakit dan minta disembuhkan, lalu ia minta kambing beberapa ekor, bagaimana boleh atau tidak ", lalu Rasullullah bertanya " Siapa ? ", kemudian penyembuh berhasil menyembuhkan dan mendapatkan kambingnya lalu Rasullullah minta bagian kambingnya, jadi itu tidak apa-apa.

 Ternyata Terapi NurSyifa' Itu Tidak Seluruhnya Gaib.

Kita kembali ke masalah yang kita kira ghoib, ini bisa kita lihat bahwa yang kita anggap ghoib, Nur Illahi ini ternyata tidak seluruhnya ghoib, tapi banyak nyatanya, dimana nyatanya dari hasil observasi dengan medis hasilnya sama, kadang malah lebih baik, lebih jelas, lebih fokus, lebih terperinci daripada secara medis, apalagi bila mengenai penyakit yang non medis.

Ada pasien yang mengeluh sakit, dan setelah di cek seluruhnya (dengan USG, CT Scan, Rontgen, Tes Darah, Urine dan sebagainya) dimana menurut medis hasilnya positip sehat total, tidak ada kelainan apapun, padahal sudah menghabiskan biaya puluhan juta, tapi orang ini tetap merasa sakit. Sehingga secara medis bisa saja dikategorikan sebagai Psycosomatis.

 Kekuatan Doa dan Dzikir.

Kemudian datang kesini (ke NurSyifa') setelah dideteksi ternyata, pertama ada gangguan makhluk dan "kiriman", kedua orang ini memang mengalami depresi-stress. Sehingga dalam pengobatannya diminta untuk banyak berdzikir, berdoa, mendekatkan diri kepada Allah, memasrahkan semua persoalan seluruhnya dan memasrahkan diri seutuhnya kepada Allah. Dimana setelah ibadahnya meningkat dan makin mendekatkan diri pada Allah, ia bisa lebih tenang, tentram, pasrah, hingga akhirnya dapat sembuh total, penyakitnya hilang.

 

Ibu dr. Siti Hajar (Tankengon-Aceh)

 Lihat Lanjutannya : Kesaksian Dokter yang Buka Aura Bersambung >>>


Terapi NurSyifa' : Cara Mudah, Tercepat dan Islami Meningkatkan - Mengembangkan Potensi Diri dan Kemampuan yang Tersembunyi dalam Diri, untuk Mencapai Hidup yang Lebih Baik Berkepribadian Cemerlang.

Terbukti


Do'a - Usaha - Iman - Taqwa pada Allah SWT.

Tingkatkan Ibadah Dengan Berzikir

 

HOME - PENGOBATAN -INFO BARU - INFO INFO - TOPIK MINGGU INI - PENGALAMAN KESAKSIAN - KENANGAN AWAL BISA MENGOBATI - KHAZANAH ISLAMIYAH - PEMAHAMAN ISLAM LEBIH DALAM - KISAH GAIB

.> HOME <

Untuk Akses Lebih Cepat WWW.NurSyifa'.NET - Tanpa Banner

 

 

 

^ Alternatif Pengobatan Terapi Nur Syifa' by Haji Mohammad Bambang Irawan S.
Copyright © 2007-2012 [ PT Supra Abadisentosa ]. All rights reserved.
Revised/disempurnakan :




10 Januari 2012 19:00 .