SUMBANGSIH PEMIKIRAN DARI BAPAK HM
BAMBANG IRAWAN S. BAGI PARA PENGGEMAR IKAN KOI
Video Kolam ikan Koi di Taman belakang Terapi
NurSyifa'
Terlihat pada rekaman video, pak
Haji Bambang sedang ber-handai2 dengan cucunya ditepi kolam ikan Koi-nya.
Kalau kita perhatikan,
di kolam ikan Koi pada Terapi NurSyifa', ikan Koi-nya besar-besar, berukuran
antara 45 cm hingga 80 cm. Sedangkan di tepi kolam terdiri dari lempengan kaca berbentuk L, sehingga
orang dapat berdiri langsung diatas kaca khusus ( anti pecah ), sehingga dapat
melihat keindahan lenggang-lenggok ikan Koi dikakinya, melalui kaca horizontal,
dan melihat indahnya warna tubuh ikan Koi melalui kaca vertikal.
Air terjun 2 buah. Ada air terjun
alami setinggi 3,5 meter. Air terjun ini bertingkat-tingkat berisi tanaman hias
yang indah memikat disesuaikan dengan kondisi taman dan air terjun dimana cahaya
Matahari hanya sedikit masuk. Pak Haji dulunya sangat menggemari berpetualang
menikmati keindahan pemandangan alam dengan air terjun diberbagai tempat di
pegunungan, untuk menyatu dengan alam. Akan tetapi dengan kesibukannya
mengobati, maka hobby ini tak dapat lagi dilakukan karena kehabisan waktu.
Oleh
karena itu sebisanya, pak Haji mencoba untuk menghadirkan suasana pengunungan
lengkap dengan air terjun alami di taman belakang rumahnya di daerah Menteng
Jakarta, sehingga disela-sela kesibukannya mengobati, masih dapat menyempatkan
menikmasi suasana pengunungan yang asri, hobbynya itu.
Ada
air terjun dengan susunan Batu Candi. Saat ini air terjun model seperti ini
sedang diminati oleh para penggemar kolam sebagai ornamen antik untuk menghiasi
kolam ikannya, direncanakan sebagai pengisi / supply oksigen bagi air kolam ikan
Koinya itu. Dengan air terjun ini sebagai sumber oksigen, maka kandungan oksigen
dalam air terjamin kualitasnya sehingga ikan Koi dapat hidup sehat dan nyaman.
Untuk melengkapi suasana pegunungan,
pelbagai jenis burung dan ayam kate yang dengan riangnya bernyanyi-nyanyi merdu
dan berkokok, diletakkan dan digantung disekeliling kolam Koi, yang tentu saja
menambah maraknya dan lengkapnya suasana pengunungan yang asri ditaman belakang.
Disisi
kolam Koi, dibuatlah Apartemen ( kandang ) Kucing oleh ibu Hajjah Dewi, yang
hobbynya memelihara Kucing Persia. Puluhan ekor kucing Persia dipelihara dalam
apartemen kucing yang pada waktu-waktu tertentu dikeluarkan, agar dapat
bermain-main di tempat yang luas sambil bercengkrama dengan para penghuni rumah.
Mereka
berlompatan, bercanda, dan seringkali melompat kepangkuan siapapun yang sedang
duduk minta dielus dan disayangi. Bayangkan, duduk ditepi kolam Koi menikmati
ikan Koi yang berenang-renang melenggok dengan indahnya dilengkapi suasana alam
pengunungan yang asri, tiba2 kucing Persia melompat kepangkuan minta dielus,
wah, tak terbayangkan betapa sangat menyenangkan dan membahagiakan.
Demikianlah sekilas suasana taman
belakang Terapi NurSyifa'.
Terapi
Sekaligus Beribadah.
TAMAN SAAT BARU DIBUAT DI TAHUN 1990 DAN YG
BARU 2008
Situasi
taman dan kolam Koi saat dibuat di tahun 1990 adalah sebagai berikut : Taman,
dengan kolam Koi, ada air terjun alami, dilengkapi dengan jembatan menuju ke
gazebo sebagai tempat untuk menikmati masakan Sunda seperti ikan Mas bakar atau
goreng atau pepes, lengkap dengan sayurannya, dan menikmati makan sambil lesehan
didalam gazebo ditemani gemericik air dan ikan warna-warni yang berenang-renang
di kolam.
Berikutnya
gambar situasi yang baru dimana gazebo telah berubah menjadi apartemen kucing,
akan tetapi jembatan tetap masih ada, dan berbagai fasilitas lainnya melengkapi
kolam Koi agar ikan Koi betah hidup menikmati kualitas air yang setara dengan
air sungai dipegunungan yang masih bersih dan dan jernih belum terkena polusi.
Telah dibahas tadi sebelumnya
bagaimana suasana kolam Koi saat ini di taman belakang Terapi NurSyifa'.
BERBAGAI PERALATAN CANGGIH DIPASANG DI KOLAM
KOI
Apa
saja perlengkapan atau peralatan canggih yang dipasang pak Haji Bambang guna
menjaga air kolam Koi agar selalu bersih dan sehat untuk ikan2 Koinya, ini
diantaranya : (1) Sebanyak 2 buah Bio Filter. (2) Sebuah Filter Alami ( Biologi
). (3) Sebuah filter kombinasi 2 tingkat hasil design pak Haji sendiri.
Alhamdulillah selama bertahun2 terakhir ikan Koinya sehat2 saja, saat ini
jumlahnya sudah hampir 80 ekor dikolam, bahkan sebagian besar berukuran besar
diatas 60 cm dan masih tetap lincah berenang2.
(1)
Bio Filter adalah filter yang dibeli di Ace, satu paket dalam bentuk tabung terdiri
dari busa kasar, busa sedang dan busa halus yang dapat dicuci, untuk memfilter
kotoran2 dari yang kasar seperti daun2an, hingga yang halus. Kemudian masuk
kedalam ruang Bio Ball. Bio ball adalah tempat berkembang biaknya berbagai
bakteri yang dibutuhkan untuk memproses racun2 didalam air seperti NOx, dll.
Didalamnya terpasang lampu UV, ultra violet untuk membunuh berbagai bakteri,
kutu, penyakit dan banyak hal yang meracuni air, sehingga air yang keluar adalah
air yang berkualitas bagus bagi ikan Koi.
(2) Filter Alami adalah filter yang
berisi berbagai tanaman air, gunanya untuk memperbaiki oksigen dalam air dengan
menyerap COx.yang meracuni air dan menggantinya dengan oksigen berkualitas yang
dikeluarkan tanaman. Sebagaimana kita ketahui tanaman bila terkena sinar
Matahari maka akan menyerap COx dan mengeluarkan oksigen. Di siang hari, dalam
waktu singkat COx semuanya dirubah menjadi oksigen yang sangat dibutuhkan oleh
ikan Koi agar hidup sehat.
(3)
Filter Kombinasi desin dari pak Haji ini terdiri dari delapan bak dalam 2
tingkat, 4 bh bak atas dan 4 bh bak bawah.
Bak atas yang terdiri dari 4 bh bak,
diisi dengan : (1) Sikat besar-besar beberapa buah sebagai tempat kehidupan alami tumbuh.
(2)
Batu alam, berupa batu2 bulat sebagai tempat berkembang biak berbagai kehidupan
yang akan mendukung kondisi air agar menjadi baik. (3) Batu Zeolit dalam karung /
jaring, untuk memudahkan dibersihkannya. Batu zeolit terkenal sebagai media
untuk menyerap berbagai hal yang meracuni air kolam Koi.
Untuk mengembalikan fungsi batu
zeolit adalah direndam dalam larutan air garam 1 jam agar berfungsi aktif
kembali. Setelah 3-4 kali, ganti dengan batu zeolit yang baru, karena telah
habis kegunaannya. Bak ke 4 di isi dengan Bio Ball, yang telah dijelaskan
sebelumnya mengenai kegunaannya. Air kemudian dialirkan ke bak bawah dengan
diterjunkan untuk meningkatkan supply oksigen ke air, dan untuk memerangkap
racun buih berbusa yang biasanya timbul diatas air tanda kualitas air
memburuk.
Selanjutnya
bak bawah, ada 4 bak yang di isi dengan : (1) Bio Ball. (2) Arang dalam karung /
jaring, gunanya untuk menyerap bau amis yang ditimbulkan oleh ikan Koi, sehingga
air kolam tidak berbau amis lagi, dan batu pecah yang sering digunakan untuk
mengecor beton. Gunanya agar kotoran2 halus tertampung disini agar air yang
mengalir ke bak berikutnya bersih. (3) Keset dari sabut kelapa berlapis diseling
dengan busa untuk menyaring air agar bertambah jernih.. Sabut kelapa untuk
tempat tumbuhnya berbagai kehidupan yang biasanya hidup disungai secara alami.
Bak ke 4 di isi dengan Aqua Ball,
suatu butiran putih untuk menyerap jangan sampai ada racun sampai mengalir
keluar dari filter. Bio aqua setiap minggunya perlu dibersihan dengan dicuci dan
dijemur hingga kering baru kemudian dimasukkan kembali kedalam filter. Aqua ball
juga berfungsi menyerap partikel2 halus dalam air yang tadinya menyebabkan air
tidak bersih dan buih-berbusa.
Dan 2
buah pompa 250 - 500 Watt untuk mengalirkan kedua air terjun juga dipasang dalam
kolam ( pompa celup ). Dipasang juga pompa yg biasanya di letakkan pada
aquarium melengkapi kolam ikan Koi yang gunanya untuk menambah supply oksigen
dalam air. Selain itu agar kualitas air di kolam sempurna mengandung oksigen
yang cukup, dipasang juga pompa Aerator 150 Watt guna memberi gelembung oksigen
kedalam kolam.
Dan
terakhir tapi sangat penting, yaitu pompa air tanah 75-100 Watt guna mengisi air
kolam dengan Fresh water dari dalam tanah guna mengganti sebagian air kolam
secara terus menerus dengan air yang bersih dan baru dari dalam tanah. Bila air
tanah kotor, mengandung zat besi, perlu dipasangkan filter air minum berupa : (1)
Filer khusus untuk menyaring air hingga 1 mikron. (2) Filter untuk menyerap zat
besi dalam air agar tidak meracuni ikan, yang biasanya terdapat pada air payau
atau pada daerah yang dekat dengan pantai.
Kalau
menggunakan air ledeng, endapkan terlebih dahulu dalam bak penampungan selama
setengah hari agar kaporit dalam air ledeng mengendap baru kemudian dialirkan
untuk mengisi air kolam, setelah air kolam terisi penuh, maka air ledeng dapat
dialirkan kekolam dengan dibuka kecil saja, sekedar untuk mengisi dan mengganti
air kolam dengan air yang bersih, agar permukaan kolam tetap tinggi.
Kaporit yang ada dalam air ledeng
dalam jumlah / dosis kecil tidak membahayakan ikan Koi, akan tetapi mampu
membunuh kutu, bakteri, kuman dan parasit lainnya dalam air sehingga ikan Koi
kesayangan kita bebas penyakit.
BAGI YANG MENGGUNAKAN POMPA AIR TANAH :
Ikan
Koi sangat rentan terkena berbagai penyakit terutama pada musim hujan. Udara
kota dipenuhi dengan polusi yang berbahaya. Nah, pada saat hujan turun, polusi
berbahaya yang mengandung penyakit itu masuk melalui air hujan kekolam ikan Koi.
Bisa dibayangkan ikan Koi yang kita sayangi itu langsung gelisah dan berpotensi
keracunan terkena penyakit berbahaya.
Cara
untuk mengatasinya mudah, taburkan garam kedalam air sesuai aturan, yaitu 1-3
liter garam untuk setiap 3 M3 air dalam kolam atau untuk setiap
3-ribu liter air. Garam akan menetralisir racun2 yang turun bersamaan dengan
hujan dan memasuki kolam. Garam yang digunakan adalah garam kasar untuk ikan
yang banyak dijual di pasar2 tradisional dengan harga relatif murah. Bila hujan
pertama turun berikan 3 liter garam kasar per 3 M3 air kolam.
Selanjutnya bila keesokan harinya
hujan turun lagi kurangi dosisnya hanya 1 liter garam saja per 3 M3
air kolam. Bilamana 2-3 hari baru turun hujan dosisnya adalah 2 liter garam saja
per 3 M3 air kolam. Jadi sebagai contoh : kalau air kolam 10 M3,
maka masukkan garam untuk awal sebanyak 3-4 liter sudah cukup.
Setiap
bulannya, atau bilamana terlihat ada kutu, penyakit yang menghinggapi tubuh
ikan, maka segera masukkan Abate yang biasanya ditebarkan untuk membunuh jentik
nyamuk di dalam bak mandi kita. Dosisnya tolong diperhatikan, adalah 100 gram
abate per M3 air kolam Koi. Langsung bisa dilihat kutu, siput kecil2,
jentik di filter langsung mati tanpa ampun.
CARA MENGOBATI IKAN YANG SAKIT :
Sedangkan
ikan yang luka2 atau agak parah penyakitnya angkat dan masukkan kedalam bak
penampungan / karantina yang diperlengkapi dengan pompa arus 100 Watt, dan pompa
yang biasanya di aquarum yaitu pompa yang bisa mengeluarkan gelembung2 dalam air
sebagai supply oksigennya. Jangan beli di warung atau di pasar, karena
sering palsu, beli (1) Antibiotik misalnya Super Tetra 500mg, dan (2) Vitamin B serta
(3) Vitamin C yang generik saja murah.
Kedalam
bak karantina kita berikan 1 kapsul Antibiotik bila ikannya kecil atau 2 bh
setiap harinya kalau ikan yang sakit besar dan banyak. begitu juga tablet
vitanin B kompleks dan C, berikan masing2 1 butir setiap harinya, kalau ikan sakit jangan
diberi makan selama 3-5-7 hari, kalau setelah 7 hari puasa, berikan makanan
sedikit saja.
Karena
Ikan yang kenyang susah sembuhnya, lagi pula kotoran ikan jadi tempat berkembang
biaknya virus, kuman dan bakteri yang berbahaya selama tidak tersedot masuk
kedalam filter. Berikan juga Elbayau atau Gold-100 sesuai dosisnya yang tertera
pada bungkusnya. Jangan kurang dan jangan berlebihan harus sesuai dosis karena
ini obat untuk ikan Koi tercinta Anda.
Pada bak karantina, bila air telah
agak keruh, biasanya 3-5 hari, ganti air setengahnya dengan air yang baru sambil
menyedot kotoran2 yang ada pada dasar bak hingga bak kembali kelihatan bersih,
dan beri Elbayau atau Gold-100 secukupnya.
Kalau
ikan koi lukanya agak berat, bubuk antibiotik dibubuhkan langsung ke lukanya
agar lebih efektif pengobatannya. Caranya mudah ikan Koi dijaring diangkat dari
air, kemudian bubuk obat diletakkan pada ujung jari dan langsung diborehkan pada
luka. Bila ini dilakukan secara rutin, dalam waktu singkat bisa dilihat lukanya
kering dan berproses menyembuh. Ada pasien yang menanyakan kepada pak Haji : "
Pak Haji kenapa ikan yang sakit ini tidak diterapi saja agar cepat semuhnya ".
Langsung dijawab oleh pak Haji Bambang dengan tangkas : " Tolong ajarin ikannya
membaca surat Al Fatihah karena itu persyaratan untuk sembuh ".
Langsung derai tawa mengelegar dari
semua yang mendengarnya.
Siapa yang sanggup ngajarin ikan surat Al Fatihah coba ? Hehehe.
Kalau ada ikan yang telah sembuh,
maka boleh diangkat dari karantina dan dikembalikan kedalam kolam, sambil dalam
hati berkata : " Slamet, slamet ikan Koi-ku yang jutaan harganya ini slamet,
Alhamdulillah...." Percayalah kepada kekuatan doa.
Semoga sedikit partisipasi
sumbangsih dari Bapak HM Bambang Irawan S. ini bermanfaat bagi para penggemar
ikan Koi yang mungkin sebentar lagi akan menjadi Sahabat pak Haji sebagai sesama
penggemar Koi, bila berkunjung ketempat Kami.
Wassalam,
Yayasan NurSyifa'
Untuk menghubungi Bapak HM
Bambang Irawan S. HP. : 0856 105 1020.
Ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan agar ikan Koi kesayangan Anda selalu hidup sehat, antara lain :
1. Bila disekitar kolam Koi tumbuh
tanaman dan berpotensi daun2an jatuh memasuki kolam, maka tambahkan ikan
Grasscraft untuk memakan daun2an yang masuk ke kolam. Karena daun2an yang jatuh
bila membusuk berpotensi meracuni air kolam Koi. Daun2an juga berpotensi
menyumbat pompa celup yang berakibat pompa panas dan terbakar bila tidak segera
dibersihkan. Jangan memasukkan ikan Sapu2 kedalam kolam Koi, berbahaya.
2. Bilamana terlihat ada kutu2,
siput kecil dalam kolam, maka segera Dimilin (obat pemusnah
kutu dan parasit) diberikan ke kolam dengan dosis 1 gram per M3 air. Dimilin
juga mampu memusnahkan kutu jarum yang sulit diatasi dengan obat pembasmi hama
lainnya. Keesokan harinya lakukan penggantian air kolam minimal 1/3 bagian
dengan tujuan membuang kutu2 yang telah mati keluar kolam, dan membersihkan
Filter.
Ada cara alamiah untuk mengatasi
munculnya berbagai parasit-penyakit ini yaitu dengan memasukkan secara rutin
setiap minggunya predator alami, yaitu ikan Sumatra kedalam kolam. Ikan
Sumatra akan memakan berbagai jentik2 mulai dari cuk, kutu2 hingga kutu
jarum, siput2 kecil dan berbagai parasit yang berpotensi menjangkiti ikan Koi
kesayangan Kita. Ikan Sumatra dimasukan sejumlah 5 sampai 10 ekor per M3 air
kolam.
3. Penting untuk membersihkan
Filter secara rutin jangan menunggu hingga ada ikan yang sakit baru
filter dibersihkan, atau hingga pompa terbakar karena filternya macet tersumbat
penuh kotoran.
4. Pada musim penghujan seringkali
listrik mati, siapkan antara lain (1) Generator listrik sebagai backup bilamana
listrik mati. (2) Atau Aerator menggunakan battery sebagai supply oksigen bila
listrik mati. (3) Dalam keadaan kepepet aki-accu-battery mobil bisa digunakan
sebagai catu daya untuk Aerator berkapasitas besar, dengan menambahkan
Converter 12 Volt ke 220 Volt. (Semacam UPS pada komputer bila listrik
mati, pengganti generator listrik)
Selamat menikmati ikan2 Koi yang
indah berlenggang-lenggok dikolam Koi anda. Kunci dari kehidupan ikan Koi yang
sehat adalah Air yang bersih, jernih dan sehat ! Menjaga air kolam berarti
memperpanjang hidup ikan Koi Anda....
HAKIKAT KEHIDUPAN :
Allah SWT menjamin rejeki bagi semua
ciptaan-Nya, umat manusia maupun hewan. Bila kita memelihara kucing misalnya,
maka rejeki untuk memberi makan kucing akan diberikan kepada yang memeliharanya.
Artinya semakin banyak nyawa yang
ada dirumah kita, maka semakin besar arus rejeki mengalir ke kita. Nah dengan
memelihara puluhan ekor ikan Koi yang sebagian dipelihara dari kecil selama
belasan tahun, bayangkan berapa banyak rejeki yang mengalir ke pemilik ikan Koi
itu.
Tentu saja kita mesti memelihara
hewan peliharaan kita dengan sebaik2nya.
Bagaimana kalau kita mengelola
puluhan hingga ratusan orang2 jompo, fakir miskin, anak2 yatim, bayangkan semua
rejeki mengalir melalui kita. Itu yang selama bertahun2 dilakukan Terapi
NurSyifa'.
HMBI
YAYASAN
NURSYIFA'
Jl.
Gg. Tembok 26 - Menteng Raya - Jakarta Pusat
10340 -
Belakang Gedung Joang '45 -- Hotel Treva Int. Atau
masuk melalui jalan Kantor Pos Cikini.
Category, Keywords, Tags : ikan hias,
Koi, Artikel Koi, Video Koi, Kolam Koi, Diskusi Koi, Koi lokal, Koi import, hama
penyakit Koi, kolam air terjun, obat dan dosis, pemeliharaan koi, cara
memelihara Koi, sistem filtrasi kolam Koi, varietas koi, tanaman hias, taman,
ikan hias, Koi, Artikel Koi, Video Koi, Kolam Koi, Diskusi Koi, Koi lokal, Koi
import, hama penyakit Koi, kolam air terjun, obat dan dosis, pemeliharaan koi,
cara memelihara Koi, sistem filtrasi kolam Koi, varietas koi, tanaman hias,
taman.