Zikir, al-Qur'an dan Hadits
PENGOBATAN DENGAN TERAPI ILAHIYAH - NURSYIFA'
Didalam
Islam kita diperintahkan untuk berzikir mengingat Tuhan dengan
sebanyak-banyaknya :
" Dan ingatlah kepada Allah
sebanyak-banyaknya, semoga kamu mendapat kemenangan "
( SURAT AN Anfal : AYAT 45).
Didalam metode
berzikir, Al Qur'an mengajarkan kepada kita dalam keadaan atau posisi apapun
seperti berdiri, duduk atau berbaring boleh kita melakukannya kecuali ada
larangan-larangan tertentu seperti ketika sedang buang air ( Hajat ) :
" Mereka Berzikir mengingat
Allah sedang berdiri, sedang duduk, sedang berbaring dan memikirkan tentang
ciptaan langit dan bumi "
( SURAT ALI IMRAN : AYAT 191).
Zikir yang
dibaca sebelum pasien diterapi menurut Nursyifa ada tiga bagian :
1. ASTAGFIRULLOH 100 X atau lebih
2. LAA ILAAHA ILLAllah 100 X atau lebih
3. SURAT AL-FATIHAH 100 X atau lebih
4. SHALAWAT NABI
100 X atau lebih
Ketentuan zikir diatas sudah
ditetapkan oleh ilmu Hikmah yang kami dapat dengan rincian sebagai berikut :
Istigfar sebagai awal dari pembersihan diri dari segala kotoran hati atau jiwa.
Syahadat sebagai wujud peng-Esaan Allah agar kita yaqin bahwa segala sesuatu
didunia ini berdasarkan kehendak Allah, manusia hanya wajib berikhtiar dan
berdoa. Al Fatihah sebagai media penyembuhan dari segala penyakit :
Sabda Nabi :
"
Al Fatihah adalah obat penyembuh dari segala penyakit ".
Angka
100 menurut ahli Hikmah merupakan angka sempurna dalam segala hal, dalam ilmu
matematika angka 100 % merupakan angka sempurna (tidak kurang). Nursyifa
mengharuskan pasien sebelum diterapi membaca zikir-zikir diatas minimal 100 kali
atau lebih yang penting dikerjakan dengan ikhlas dan khusyu'.
Bahkan Rasululloh
beristigfar setiap harinya 100 x :
" Sesungguhnya Aku
beristigfar ( Mohon ampun kepada Allah ) sehari semalam 100 kali "
( HADITS : HR.Malik )
" Tuhan memberikan Al hikmah
( kebijakan) kepada orang yang dikehendakinya. Barang siapa yang diberiNya Al
hikmah itu berarti ia telah mendapatkan banyak kebaikan. Hanya orang-orang yang
mau berfikir saja yang dapat mengambil pelajaran"
( SURAT Al Baqarah: AYAT 269 ).
Selain zikir
diatas, ketika pasien akan diterapi diharuskan membaca Syahadat memohon kepada
Allah untuk kesembuhan, keselamatan, kesuksesan, atau lainnya. Karena berdo'a
merupakan Ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT .
"Tuhan-mu
berfirman: Berdo'a lah kepada-Ku pasti Aku perkenankan"
(
SURAT Al Mukmin : AYAT 60 ).
Untuk menyempurnakan do'a
yang akan kita mohonkan kepada Allah terutama bagi mereka yang sedang membuka
pintu hidayah (Aura), maka dianjurkan membaca Asmaul Husnah yang 4 : Ya
Allah, Ya Adzim, Ya Rohim, Ya Adil.
" Allah
mempunyai Asmaul Husnah ( nama-nama yang Agung ) bermohonlah kepada-Nya dengan
nama-nama yang agung itu "
( SURAT Al A'rof : AYAT 180 ).
Setelah
terapi selesai, pasien membaca Al Fatihah dan Hamdalah sebagai wujud dari rasa
syukur terhadap apa yang sudah kita lakukan, semoga Allah mengabulkan segala
yang kita pinta. Amin.......
" Zikirlah Kamu kepada-KU dan
( ber-syukurlah ) janganlah Kamu mengingkari nikmat-nikmat-KU "
( SURAT AL BAQARAH : AYAT 152
)
BEBERAPA AYAT DAN HADITS LAINNYA
> Setiap
hal ada sebabnya :
Inna
Likulli Syayin Syabib, Surat al Kahfi ayat 85.
Artinya
: "Sesungguhnya segala sesuatu itu ada sebab musababnya."
>
Al-Quran mengandung berbagai khasiat, tertulis dalam surat Al-An'am : 38 :
Artinya : "Tiadalah
Kami alpakan sesuatupun didalam ( Al-Quran yang mengandung hukum, hikmah, khasiat
dll. ) kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan."
>
Pemahaman mengenai ilmu hikmah dengan kekuatan Al-Qur'an seperti disabdakan nabi
:
Artinya : "Ambillah
Al-Qur'an, bagian mana saja yang kamu suka, boleh engkau berikan kepada siapa
saja yang kamu suka." ( HR. Ad-dailami ).
> Sedang
hadits yang menerangkan Al-Qur'an dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit
adalah sebagai berikut :
Artinya : "Maukah engkau aku beri tahu
surat
terakhir yang turun didalam Al-Qur'an? Abdullah bin Jabir menjawab: Mau ya
Rasulullah. Kemudian Rasulullah berkata : Yaitu Fatihatul Kitab ( Surat
Al-Fatihah ) dan saya mencari keridhoan dari Al-Fatihah, kerena Fatihah itu dapat
dipakai sebagai obat untuk berbagai macam penyakit."
( HR. Ahmad dan Baihaqiy ).
> Dari
Abdullah bin Jabir Rasulullah berkata :
"Fatihah
itu bisa untuk obat segala penyakit kecuali racun dan racunnya kematian".
> Dan
dari Bai Sa'id Al-Hudriyyi Nabi bersabda :
"Fatihah itu bisa untuk segala macam obat kecuali racun."
>
Meminta pertolongan orang lain untuk membantu mendo'akan kita ( berkaitan dengan
hal mursyid ) dibolehkan oleh Al-Qur'an sesuai dengan surat Yusuf ayat 97-98 :
Artinya
: "Mereka berkata, "wahai ayah kami, mohonkanlah ampunan bagi kami terhadap
dosa-dosa kami. Sesungguhnya kami adalah orang yang bersalah." Yaqub berkata,
"Aku akan memohonkan ampun bagi kalian kepada Tuhanku, sesungguhnya Dialah yang
maha pengampun lagi maha penyayang."
>
Diperkuat lagi seperti yang tertulis pada surat An-Nisa ayat 64:
Artinya
: "Orang-orang yang menzalimi dirinya lalu meminta ampun kepada Allah. Rosulpun
akan turut memohonkan ampun baginya."
>
Wiridan hanya memiliki nilai lebih apabila dilakukan secara rutin. Seperti yang
dikatakan para ahli hikmah :
Al
Istiqomah khoirum min alfi karomah.
Artinya :
Ber-Istikomah lebih mulia dari seribu kemuliaan.
>
Berdzikir pendek "Robbunallah",
Insya Allah akan dilindungi para malaikat baik semasa hidup maupun setelah di
akhirat, asal dibaca secara rutin.
>
"Hasbunallahu Wa Nikmal Wakiil", bila dibaca
450 X ( 90 setiap sholat fardhu ) akan memberikan kekuatan fisik yang berlimpah,
bahkan penyakitpun menyingkir. Untuk memperkuat keampuhan boleh dilanjutkan
dengan "Nikmal Maula Wa Nikman Nashir".
Jakarta, November 1984.
Cerita
mengenai mendapat upah dalam penyembuhan dengan menggunakan Al-Qur'an, dari
sebuat hadits:
> "Suatu
ketika para sahabat Nabi datang pada suatu perkampungan, dimana salah seorang
penduduknya ada yang sakit terkena gigitan ular. Maka para sahabat Nabi kemudian
mengobatinya dengan membaca Al-Fatihah. Dan sebagai upahnya mereka menerima 30
ekor kambing.
Sahabat yang mengobati bernama Abu Sa'id al-Kurdi. Ketika ia membawa
kambing-kambing itu, para sahabat yang lainnya tidak menyukainya. "Engkau
mengambil upah dari membaca kitab Allah," kata mereka. Ketika sampai di Madinah,
mereka melaporkan kepada Rosulullah. Beliau bersabda, "Tidakkah engkau
mengetahui bahwa Al-Fatihah itu obat? Bagikan dan berikan sebagian untukku."
Berdasarkan pada hadits tersebut diperbolehkan, buktinya Rosulullah tidak
melarang Abu Sa'id, bahkan meminta bagian. Tentu saja dalam batas kewajaran dan
keikhlasan dari yang memberikan."
Membuat
Pagar Perlindungan Rumah :
>
Membuat siker / pagar rumah, sebagai berikut : Membaca ayat kursi sebanyak tujuh
kali pada tiap pojok rumah, berputar searah jarum jam. Diri harus dalam keadaan
bersih dari segala macam hadats. Pada bacaan "
Walaa Ya'uduhu Hifzhuhumaa wa Huwal ‘Aliyyul ‘Azhim "
diulangi 3 kali dalam satu nafas. Reaksinya bila ada orang yang masuk, maka akan
berputar-putar keliling sekitar rumah saja. Selalu membiasakan berdzikir ayat
Kursi ini ditengah-tengah rumah setiap ada kesempatan.
NEXT >>>