

VISI
NURSYIFA'

Mukjizat :

MENURUT AHLI HIKMAH

Surat
Ibrahim ayat 13 menolak tikus.
"Ditulis
pada 4 keping kayu Zaitun pada hari Rabu sebelum naik matahari lalu
diletakkan pada tempat yang dijamah oleh tikus Insya Allah semua tikus
lari".
Surat Hud ayat 42
mengalirkan darah dan memancarkan air dari tempat yang kering.
"Ditulis ayat ini beserta nama orang yang dituju dan nama ibunya
pada kepingan timah hitam lalu dihanyutkan pada sungai Insya Allah orang
yang dituju mengalami pendarahan. Atau ditulis pada delapan keping
pecahan tembikar dari tanah kemudian tiap-tiap tembikar dibacakan ayat
ini 100x sambil dilemparkan kedalam sumur atau tempat yang kering Insya
Allah terkabul".
Surat Al
Hijr ayat 19 atau surat Qoof ayat 7 menjadikan pohon berbuah.
"Ditulis
pada papan lalu dipakukan pada pohon Insya Allah pohon itu berbuah".
Surat An
Nahl ayat 34-35 memisahkan musuh dari kelompoknya.
"Ditulis
pada kertas dan ditempelkan pada tembok musuh Insya Allah musuh tidak
akan bersatu"
Surat Al
Bayyinah ayat 1 Mencegah sampan hanyut dilaut atau sungai.
"Ditulis
ayat ini pada sepotong kayu kemudian kayu tersebut diletakkan pada depan
sampan, Insya Allah sampan tidak hanyut"
AL QUR'AN DAN HADITS
YANG
PENTING DIKETAHUI

"Innasysyaithana
lakum aduwwun fattakhi dzuhu aduwwa".
"Sesungguhnya
Syaitan itu musuhmu, maka waspadalah selalu dari tipu-daya musuh itu!".
( QS.
Al-Fathir : 6 )
Sabda
Nabi SAW :
"Cinta
Pada Dunia itu Pokok ( bibit / sumber ) segala dosa / kejahatan".

"Inna
Allaha ma'alladzinat taqau, waladzina hum muhsinun".
Sesungguhnya Allah selalu menolong / membantu orang-orang yang taqwa,
dan orang-orang yang benar-benar berbuat baik.
( QS.
An-Nahl : 128 )
"Hanya
karena merasakan kurnia rahmat Allah-lah kamu boleh bergembira, dan
itulah yang lebih baik ( berguna ) bagi mereka daripada apa yang dapat
mereka kumpulkan sendiri".
( QS.
Yunus : 59 )
Firman Allah :
"Dan tiadalah kamu berkehendak, kecuali apa yang
dikehendaki Allah Tuhan yang mengatur seisi alam".
( QS.
Al-Kuwwirot : 29 )
"Dan
tiada kamu menghendaki kecuali apa yang dikehendaki oleh Allah. Sungguh
Allah Maha Mengetahui lagi Bijaksana".
( QS.
Al-Insaan : 30 )
Istirahatkanlah dirimu / fikiranmu daripada kerisauan mengatur kebutuhan
duniamu, sebab apa yang sudah dijamin / diselesaikan oleh lainmu, tidak
usah kau sibuk memikirkannya.
Kerajinanmu untuk mencapai apa-apa yang telah dijamin pasti akan sampai
kepadamu, di samping keteledoranmu terhadap kewajiban-kewajiban yang
diamanatkan ( ditugaskan ) kepadamu, membuktikan butanya mata hatimu.
Firman Allah :
"Perintahkan kepada keluargamu supaya sembahyang, dan
sabarlah dalam melaksanakannya, Kami ( Allah ) tidak menuntut kamu
supaya mencari rizqi, Kami ( Allah ) yang menjamin rizqimu, dan akibat (
kemenangan yang terakhir ) bagi orang-orang yang bertaqwa".
( QS.
Ath-Thaha : 132 )
"Hamba-KU,
taatilah semua perintah-KU, dan jangan memberi-tahu kepada-KU apa yang
baik bagimu, (atau jangan mengajari kepada-Ku apa yang menjadi hajat
kebutuhanmu)".
Dalam menghadapi ujian Allah :

"Bilakah
tibanya bantuan ( pertolongan ) Allah? Ingatlah, sesungguhnya bantuan
pertolongan Allah telah hampir tiba".
(QS
Al-Baqarah : 214)
Apabila Tuhan membukakan bagimu suatu jalan untuk ma'rifat ( mengenal
kepada-NYA ), maka jangan menghiraukan soal amalmu yang masih sedikit,
sebab Tuhan tidak membukakan kepadamu, melainkan Ia akan memperkenalkan
diri kepadamu. Tidakkah kau ketahui bahwa ma'rifat itu semata-mata
pemberian karunia Allah kepadamu, sedang amal perbuatanmu hadiyah
daripadamu, maka dimanakah letak perbandingannya antara hadiyahmu dengan
pemberian karunia Allah kepadamu.
"Kami
(Allah) akan menguji kamu dengan kejahatan dan kebaikan, sebagai ujian,
dan kepada Kami kamu kembali".
(QS.
An-Anbiyaa': 35)
Ujian
itu berupa sehat, sakit, kesukaran, kelapangan, kaya dan miskin. Untuk
ujian kekuatan dan ketetapan beriman/ber-Tuhan kepada Allah sampai
dimana syukurnya menerima nikmat dan bagaimana sabarnya menghadapi ujian
kesukaran, bala.
"Dan
Allah telah mengeluarkan kamu dari perut ibumu tidak mengetahui apa-apa,
kemudian Allah memberi kepadamu pendengaran dan penglihatan serta
fikiran ( dan perasaan ), supaya kamu bersyukur".
(QS
An-Nahl : 78)
"Dan
Aku tidak mengakui kebersihan diriku, karena hawa nafsu itu selalu
mengajak ( menyuruh ) berbuat kejahatan, kecuali bagi siapa yang
mendapat rahmat ( perlindungan ) Tuhan, sungguh Tuhanku Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang".
(QS.
Yusuf : 53)
"Mungkin
kamu enggan (tidak menyukai) sesuatu padahal itu baik bagimu".
(QS.
Al-Baqarah : 216)
"Mungkin
kamu enggan ( tidak menyukai ) sesuatu, sedang Allah telah menjadikan
pada apa yang tidak engkau sukai itu kebaikan yang sebanyak-banyaknya".
(QS.
An-Nisaa':19)
"Dan
itulah, jahat ( buruk ) sangkamu kepada Tuhanmu itulah yang membinasakan
kamu".
( QS.
As-Sajdah : 23 )
"Wa
anna ila Rabbikal-muntaha"
:
"Sesungguhnya
kepada Tuhanmu itulah puncak segala tujuan".
"Berdzikirlah
kamu kepada-KU niscaya AKU berdzikir kepadamu".
( QS.
Al-Baqarah : 152 )
"Bagi
orang yang sempurna akal, ialah mereka yang selalu berdzikir kepada
Allah sambil berdiri, duduk dan berbaring diatas pinggangnya".
( QS.
Al-Imraan : 191 )
Hadits Qudsy, Allah berfirman :
"Aku selalu mengikuti sangkaan hamba-KU
terhadap diri-KU, dan AKU selalu menyertainya ketika ia berdzikir
kepada-KU".
Rasulullah bersabda :
"Siapa yang merasa senang oleh amal kebaikannya,
dan merasa sedih/menyesal atas perbuatan dosanya, maka ia seorang
mukmin (beriman)".
"Tidak
ada dosa besar jika disertai dengan Istighfar ( minta ampunan ), dan
tidak dapat dianggap dosa kecil jika dikerjakan terus menerus".
"Jangan
sampai terasa kebesaran sesuatu dosa itu, hingga dapat merintangi kepada
engkau husnudh-dhan ( baik sangka ) terhadap Allah Ta'ala, sebab siapa
yang benar-benar mengenal Allah Ta'ala, maka akan menganggap kecil
dosanya itu disamping kemurahan Allah".
"Sesungguhnya
Tuhan memberikan kepadamu warid (yaitu ilmu pengertian atau perasaan
hati, sehingga mengenal dan merasa benar-benar akan kebesaran kurnia
rahmat Allah), hanya semata-mata supaya kamu mendekat dan masuk
kehadirat Allah".
"Nur
(cahaya-cahaya) iman, keyakinan dan dzikir itu semua sebagai kendaraan
yang dapat mengantarkan hati manusia kehadirat Allah serta menerima (
mendapatkan) segala rahasia daripada-NYA".
"Nur
(cahaya terang ) itu sebagai pasukan yang membantu hati, sebagaimana (
kubu ) kegelapan itu pasukan yang membantu hawa nafsu. Maka apabila
Allah akan menolong seorang hamba-NYA, dibantu dengan pasukan Nur Allah
dan dihentikan bantuan kegelapan dan kepalsuan".
"Siapa
yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang dapat
menyesatkannya. Dan siapa yang disesatkan oleh Allah, maka tidak ada
yang dapat menunjukinya. Siapa yang diberi petunjuk ( hidayah ) oleh
Allah maka ialah yang mendapat petunjuk hidayat, dan siapa yang
disesatkan oleh Allah, maka tidak akan engkau dapatkan pelindung atau
pemimpin untuknya.

"Maka
ketika mereka telah melupakan apa yang telah diperingatkan kepada
mereka. Kami bukakan bagi mereka segala jalan, sehingga apabila mereka
mabuk gembira terhadap segala hasil usahanya. Kami tangkap dengan
tiba-tiba, sehingga mereka mangalami dan merasa gagal total, dan putus
harapan sama sekali".
(QS.
Al-An'aam : 44)
"Ketahuilah
bahwa penghidupan dunia ini, hanya main-main, dan hiburan dan perhiasan,
dan bangga-banggaan diatara kamu dan berlomba memperbanyak harta dan
anak buah. Bagaikan air hujan yang mengagumkan petani hasil tanamannya,
kemudian berubah menjadi kering, maka terlihat menguning warnanya,
kemudian menjadi sampah (bahan bakar), sedang di akhirat tersedia siksa
yang berat, disamping ada pula pengampunan Allah dan Keridoan-NYA. Dan
tiadalah kehidupan dunia kecuali kesenangan yang menipu".
(QS.
Al-Hadid : 20)
Rasulullah SAW bersabda :
"Jauhkan dirimu dari tipuan dunia, niscaya
Allah suka/kasih kepadamu. Dan jauhkan dirimu dari hak-hak orang,
niscaya disukai orang".
BERSAMBUNG......
Pengobatan Canggih Teknologi al Qur'an,
Terjamin Pasti Sembuhnya >>>

" Berdasarkan Al Qur'an & As Sunnah "
Ahli Hikmah adalah orang-orang
shalih yang diberikan oleh Allah SWT ilmu dan Karomah sehingga dia tahu
rahasia Allah.
Para Ahli Hikmah umumnya dijadikan sebagai Thabib (Penyembuh - Dokter Plus) atau Paranormal oleh kebanyakan orang
karena mereka mendapat bimbingan langsung dari Allah SWT.

"Allah
SWT memberikan al Hikmah ( kebijaksanaan ) kepada orang yang dikehendaki.
Barangsiapa yang diberinya al Hikmah maka ia
mendapat banyak kebaikan. Hanya orang-orang yang mau berfikir yang dapat
mengambil pelajaran / manfaat".
( SURAT AL BAQARAH : 269 )
Ahli Hikmah ialah orang-orang yang bisa menguak tabir
Kemukjizatan al-Qur'an, menggunakannya dan mengamalkannya sebagai
manusia yang penuh manfaat bagi sesamanya, sebagai sarana-Nya.
Do'a
- Usaha - Iman - Taqwa pada Allah SWT.
Tingkatkan Ibadah Dengan
Berzikir