" Berdasarkan Al-Qur'an & As-Sunnah "
Kami sangat Bersyukur kepada Allah SWT karena Keluarga Kami telah diberi Anugerah, di-Karuniai berbagai Hikmah, Kemampuan yang Bermanfaat bagi Kami sekeluarga dan bagi Orang banyak. Kami berusaha terus untuk Mengamalkannya dengan Kesungguhan Hati, dengan Tulus Ikhlas Karena Allah Ta'ala.
HM Bambang Irawan S. dan Keluarga Besar NurSyifa'.
Penutup.
Sebagai penutup, tadi baru saja saya membuka e-mail ada yang mengirim e-mail sepertinya e-mail berrantai dari si A ke si B dan seterusnya hingga sampailah ke saya. Itu dari salah seorang penjaga makam Rasullullah di Masjid Nabawwi, Madinah jadi menurut penjaga Masjid ini pada suatu hari ia tertidur di makam Rasullullah dan bermimpi bertemu dengan Rasullullah, dan Rasullullah menyampaikan beberapa hal, pertama, dari 60.000 orang yang meninggal ternyata tidak ada satupun juga yang beriman, artinya masuk neraka, semuanya itu terjadi karena pertama, isteri-isteri yang tidak mau mendengar kata-kata suaminya, kedua, orang-orang yang meninggalkan ibadah, orang-orang yang mampu, punya uang tidak mau naik Haji, tidak mau mendengarkan hati nuraninya orang miskin, sehingga seharusnya mengeluarkan sedekah, zakat, atau apapun juga yang bisa membantu mereka (fakir miskin, anak yatim, dll.), itu sudah jelas dianggap orang-orang yang tidak beribadah.
Ber-Sholawat dan Mengirimkan Surat Al-Fatihah.
Kemudian kita kebetulan didalam bulan suci Ramadhan ini, marilah kita tingkatkan ibadah kita jangan sampai nantinya sholat kita, adakalanya sholat adakalanya tidak, berzikir setelah sholat, kita kirimkan Shalawat kepada Rasullullah, juga kita kirimkan Al Fatihah kepada Rasullullah, misalnya dalam 1 hari 1 malam, kita sholat, kita kirimkan Al Fatihah kepada Rasullullah, kepada Muslimin dan Muslimat, kepada Ahli Kubur misalnya kepada orang tua kita yang sudah meninggal dan yang ketiga kita kirimkan Al Fatihah kepada orang yang masih hidup yang dalam kesusahan, yang sakit semoga sembuh, yang dalam penderitaan / kesusahan semoga Allah memberi pertolongan.
Berfikir Positif dan Mendoakan yang baik-baik.
Melalui kita-kita ini dan kalau kita mendo'akan seperti itu sama halnya dengan kita mendo'akan diri kita sendiri, karena setiap do'a yang kita panjatkan untuk orang lain yang baik kepada orang, maka Allah akan mendo'akan kita juga, itu ada ayatnya didalam Al Qur'an, dengan pengertian ini kita berbesar hati, karena apapun juga akan kembalinya kepada kita, tapi apabila kita mendo'akan yang negatif, yang dikhawatirkan terjadi yaitu, akan kembalinya kepada kita juga yang negatif, jadi sebaiknya kita mendo'akannya yang baik-baik, positive thinking, berpikirlah selalu yang positif, masalahnya bila nanti orang itu membohongi kita, tentunya nanti dialah yang akan menerima ganjarannya, tapi kita tetap harus waspada, karena yang diinginkan oleh Allah itu adalah waspada bukan curiga. Jadi dari 60.000 orang yang meninggal tidak satupun juga yang beriman, mudah-mudahan jangan sampai nantinya kita termasuk kedalam kelompok mereka, kalau bisa kita masuk kedalam kelompok Rasullullah yaitu orang-orang yang ditakdirkan masuk syurga, saya yakin yang ada disini ( di Nur Syifa' ) akan meningkatkan ibadah, banyak berzikir, mendekat kepada Allah sehingga balasannya adalah syurga.
Tanya : Saya ingin menanyakan tentang alam ghoib misalnya didalam Hadist yang pernah saya baca yaitu artinya " manusia hanya diberikan alam ghoib itu sedikit saja artinya tidak banyak " maka batasan-batasan yang kita boleh apa saja dan yang kita tidak boleh apa saja ?
Alam Ghoib itu sangat Luas, janganlah Kita Menghabiskan Waktu untuk Mempelajarinya.
( Bapak HM. Bambang ) : Sesungguhnya alam ghoib ini sangat luas sekali tak terbatas meskipun kita menggunakan seluruh umur kita kemudian ditambah lagi 2x nya lagi misalnya umur kita 80 tahun ditambah menjadi 160 tahun sampai menjadi 240 tahun tidak akan bisa menjelajahi seluruh alam ghoib itu karena keterbatasan waktu yakni karena luasnya jadi yang dimaksud itu adalah hanya sedikit sekali yang diketahui oleh manusia tentang alam ghoib ini pertama karena keterbatasan waktu kita, karena alam ghoib itu terlalu luas. Maka mengetahui yang gaib itu bila ada manfaatnya boleh, akan tetapi bila tidak bermanfaat jangan, misal : Meraga Sukma itu tidak ada manfaatnya, jadi jangan dipelajari.
Tidak Semua Orang Cepat Aktif Mata Bathinnya. ( Mas Reno Wilopo ) : Mungkin diantara misalnya 100 orang yang buka aura, yang mempunyai kemampuan penglihatan yang bagus, dalam hal ini kemampuan mata batin yang terbuka, paling tidak lebih dari 20-30 %, tentunya menjadi kendala yang tidak mempunyai kemampuan penglihatan mata batin, mungkin ada 1 cara yang lain yang bisa istilahnya kita asah, paling tidak bagaimana cara menjelajah alam ghoib tersebut tanpa kita bisa mempunyai kemampuan penglihatan mata batin yang bagus, mungkin dari pak Haji sendiri dapat menjelaskan sedikit kepada teman-teman yang belum mempunyai kemampuan penglihatan mata batin yang bagus ?
Kemampuan Telah Disediakan Oleh Allah, Akan Tetapi Harus Diperjuangkan untuk Mendapatkannya.
( Bapak HM. Bambang ) : Ada yang sudah 1 tahun lebih dari peserta buka aura yang belum pernah bisa melihat, sesungguhnya bukan belum bisa melihat, melainkan tidak tahu cara memanfaatkan penglihatan keduanya itu, tapi tiba-tiba setelah sadar cara untuk melilhatnya begini, mendadak bisa saja karena penglihatan kedua ini adalah sesuatu yang tidak biasa, kita telah terbiasa melatih menggunakan mata, tangan, sehingga pada waktu ingin melihat jauh kita telah terbiasa dengan menggunakan teropong, tapi penglihatan kedua ini kita sudah lupa caranya untuk itu. Alternatif pertama, dia mengaktifkan dengan perasaannya, jadi melihat bukan dengan penglihatannya, tapi dengan perasaannya, misalnya: dihadirkan makhluk jin, dengan diraba-raba melalui perasaannya bisa dirasakan berbulu, tinggi dan sebagainya.
Alternatif kedua tandem dengan yang sudah bisa, jadi istilahnya seperti orang yang buta dengan yang melihat, yang buta dituntun dengan yang melihat, jadi mendapat pengalaman spiritual juga dengan diceritakan oleh yang sudah bisa. Itu juga berarti bagi yang belum bisa, itu bukan tidak bisa keluar, asalkan dia meyakini, pakai password, pakai rasa, bisa keluar juga, hanya penglihatannya kurang bagus, maka pakai penglihatan tandemnya, istilahnya yang bisa melihat menjadi pilot, yang belum bisa melihat menjadi co-pilot, " Kemana sih terbangnya ", ini Alternatif kedua dan Alternatif ketiga dengan seriuslah, kalau supaya penglihatannya bagus misalnya jalani prosesi ini, jangan sampai disuruh puasa 17x untuk menjalankannya baru beberapa kali sudah malas, jadi kalau begitu ingin mendapatkan apa? dan kalau sungguh-sungguh saya yakin semua pasti bisa.
Kata Pepatah : " Alah Bisa Karena Biasa ", Mari Kita Tingkatkan Jam Terbang Praktek.
Jadi kalau ingin meningkatkan kemampuan maka jam terbangnya harus ditingkatkan, jadi kalau datang kesini ( ke Nur Syifa' ) sudah bisa melihat tembus tubuh orang lain, dan mencoba mencek penyakitnya apa, semuanya dilacak terus, ada bimbingan untuk mencoba dibersihkan, berarti sudah tahap awal dalam pembersihan, misalnya ada plek-plek hitam itu yang harus dibersihkan, artinya sumber-sumber penyakitnya dibersihkan dulu, nanti tahap keduanya misalnya ada penyakit-penyakit yang kita lihat membesar, membengkak ginjalnya, hatinya kita sugesti raganya supaya raganya memperbaiki kerusakan dalam dirinya sendiri, contohnya : kemarin ada yang sakit maag dengan disugesti dirinya dalam waktu 6 jam akan sembuh, dan Alhamdullillah berhasil sembuh, begitu setelah Maghrib sudah lupa akan perutnya yang sakit.
Awali dengan Ptroses Pembersihan Diri.
Pertama membersihkan dulu plek-plek hitam itu dengan mensugesti penyakitnya, kedua, mensugesti untuk menyembuhkan dirinya sendiri, lalu kita minta orang itu sendiri mensugesti raganya sendiri lagi, jadi 2x, maka lebih baik, kita mensugesti secara sugesti raga, sedangkan orang itu memohon kepada Allah " Ya Allah sembuhkanlah " apa yang dia inginkan untuk kesembuhannya, jadi istilahnya adalah plus-plus-plus berlipat-lipat kali, tapi kalau yang mensugesti hanya penyembuhnya saja, sedangkan orangnya dzikirnya saja malas, itu sama saja seperti mendorong kereta api mogok, bagaimana ingin jalan proses penyembuhannya?. Pada prinsipnya kalau medis itu ada buku panduannya, tapi kalau ini buku panduannya tidak ada, kemudian referensi diotak kita tidak ada, jadi cara yang baik adalah disini ( di Nur Syifa' ) jam terbangnya ditambah, ditingkatkan dan nanti tiba-tiba sudah bisa sendiri.
Jangan Teorinya Saja, Prakteknya Juga.
Seperti juga kita kalau kita ingin mengambil yang spesialis, kalau kita hanya membaca buku saja bagaimana bisa cepat bisa, tentunya harus ikut bedah begitu, juga disini harus dengan praktek, jadi pada prinsipnya apa yang sudah pernah kita dapat tidak mungkin hilang, kecuali ada hal-hal lain misalnya Takdir dari Allah, atau Iraddat dari Allah, misalnya kita gunakan untuk hal-hal yang menjauhkan diri dari iman lalu diambil lagi oleh Allah, karena tidak pantas orang itu mempunyai ilmu ini, oleh karena itu kita harus mendekat selalu kepada Allah, dan menggunakannya untuk jalan ibadah walaupun kita mungkin menetapkannya semacam tarif, tapi yang penting adalah keikhlasannya untuk ibadah.
( Peserta ) : Saya memang dalam beberapa bulan yang lalu mengalami kemajuan dalam pendeteksian gerak tapi terkadang dirumah timbul keragu-raguan apakah gerakan ini karena hawa nafsu, karena jin atau karena memang yang sebenar-benarnya, lalu dihati saya timbul suatu keraguan bagaimana supaya mantap, apakah harus ditambah dengan ilmu penglihatan mata bathin, sehingga dapat melihat yang ghoib, hanya saja sampai saat ini saya merasa belum bisa melihat hal yang begitu, dan yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana kiranya cara / hal yang tepat untuk dapat mensugesti diri saya, sehingga timbul suatu peningkatan dalam hal penglihatan mata bathin, mungkin seperti diri saya ini yang memang tidak mempunyai bakat, kalau sudah tidak mempunyai bakat, kalau sudah takdir tidak dapat dikatakan lagi, jadi bagaimana cara yang tepat dan cepat dapat mensugesti diri saya untuk dapat melihat hal-hal yang ghoib, agar dapat meningkatkan keyakinan diri saya dalam hal ghoib ?
Setiap Orang Harus Yakin Tekun Sabar dan Pasrah Pada Allah. ( Mas Reno Wilopo ) : mungkin yang dimaksud dengan pe
rtanyaan bapak peserta itu kaitannya dengan tidak mempunyai kemampuan penglihatan mata batin, tadi Pak Haji telah menjelaskan yaitu alternatif yang pertama adalah dengan rasa, seperti juga tadi ibu Siti Hajjar yang menanyakan bagaimana supaya mungkin lebih bagus lagi kemampuan geraknya, lalu alternatif yang disebutkan selalu menjadi Assistensi mungkin kalau disini ( di Nur Syifa' ) selalu mengarahkan, misalnya orang yang buka aura, setelah buka aura yang bimbingnya sejak awal sampai mempunyai kemampuan yang mungkin tidak terbatas, yang membatasinya adalah orang itu sendiri, dalam hal ini terkadang saya melihat orang ini sudah mempunyai kemampuan untuk deteksi, tapi tidak bisa melilhat, tapi sebaliknya mempunyai kemampuan untuk melihat / deteksi namun keyakinannya kurang, ketekunannya kurang, dan kesabarannya kurang, karena dalam hal ini ke 3 unsur itu harus terpenuhi, kesabaran, ketekunan dan keyakinan, kalau salah satu tidak terpenuhi maka akan kurang kuat untuk mencapai sesuatu hal, dan mungkin kini sudah saatnya saya coba menawarkan kepada teman-teman yang sudah buka aura, yang mempunyai kemampuan deteksi untuk daftar menjadi Assisten.
Harus Sepenuh Hati Agar Berhasil. Karena kadang-kadang yang sudah buka aura misalnya, saya minta untuk coba
dideteksi orang itu, terkadang untuk melakukannya itu hanya setengah hati, mungkin karena kesibukannya dia, karena hal-hal yang lain, mungkin karena tidak melihat manfaat untuk dirinya sendiri, juga akhirnya kalau memang ingin di bimbing saja sudah cukup, ya sudah, silahkan saja makanya saya tawarkan untuk menjadi Assisten disini ( di Nur Syifa' ), kalau setiap kali datang isi daftarnya di bu Ika, siapa saja yang ingin menjadi Assisten, tujuannya untuk meningkatkan jam terbangnya, meningkatkan kemampuan dirinya yang ada, misalnya kalau kita ingin mendeteksi penyakit, cara membersihkannya bagaimana, segala macamnya, awalnya kita deteksi hal yang sama secara berulang-ulang, anggap saja 30x, waktu deteksi awal, kedua, kelima, kesepuluh dan seterusnya tentunya kita menemukan hal-hal yang baru, tapi kita sebagai manusia tentunya mempunyai kreativitas, inovasi, dan juga dapat mengetahui sendiri begini rasanya, tidak pernah bisa dijelaskan, contoh apabila kita ingin tahu rasanya cabe tentunya kita harus memakan cabenya, saya kira cukup penjelasan dari saya, terima kasih.
Pasrah dan Menyelaraskan Dengan Kehendak Allah.
( Bapak HM. Bambang ) : Pada saat terapi pembersihan, terus kemudian buka aura, semuanya diminta untuk melihat sinar putih, pada prinsipnya pada saat pembersihan itu sudah bisa melihat sinar putihnya, tapi malah pada saat buka aura malah hilang sinar putihnya kenapa ? karena orang itu terlalu ingin dapat melihat, sehingga dia tidak menggunakan penglihatan keduanya, tapi menggunakan pikirannya, kalau kita mencoba melihat dengan pikiran kita, tidak akan melihat apa-apa. Jadi kuncinya adalah kepasrahan kepada Allah terserah kepada Allah, kalau memang Allah memberikan izin dan ridho dengan kita menyerahkan diri kita kepada Allah, atau penyerahan diri secara total kepada Allah, Allah memberi izin dan ridho, tiba-tiba tentunya kita bisa saja, tapi jangan kita berkehendak, kalau kita berkehendak saat sinar putihnya muncul tapi tidak begitu terang tentunya akan hilang, dan tidak akan bisa, kalau yang kita terima sinar putihnya samar-samar ya terima saja, karena mungkin itu yang diberikan oleh Allah kepada kita saat itu, kita harus terima dan bersabar mungkin besoknya atau lusa, atau kapan pun juga Allah akan memberikan yang lebih terang lagi terserah kepada Allah, karena yang ada disini ( di Nur Syifa' ) saya, Mas Reno dan yang lainnya, hanya bisa membimbing dan mengarahkan.
Semua Harus Dibangkitkan Dari Dalam Diri Kita Sendiri.
Karena pengalaman spiritualnya itu harus dari diri kita sendiri yang mengolah, karena dijelaskannya susah dan lain-lain, misalnya target dalam jangka waktu sekian lama bisa seperti ini / itu terserah orang itu sendiri dan Allah, disini ( di Nur Syifa' ) hanya hanya bisa membimbing dan mengarahkannya supaya orang itu menjalani ritual-ritual atau prosesinya yang biasanya kepada umum itu bisa, tapi kalau ada yang sifatnya tidak umum, misalnya lambat seperti kata mas Reno harus sabar, yakin dan seperti yang saya bilang, itu harus bisa nantinya.
Mudah-mudahan dengan sering-sering salaman ilmunya akan bertambah...……
Siapa yang tahu, do'a kita yang mana yang di Ijabah oleh Allah. Jadi lebih jelas buat kita bahwa pertama berserah diri kepada Allah secara total, jangan kita berkehendak ingin lebih jelas lagi, itu jangan, jadi terserah saja kepada Allah yang memberi.***
( Anda Bisa Mengikuti Acara " Anjangsana " ini di Yayasan NurSyifa' Setiap Minggunya - Gratis ! ).
Yayasan NurSyifa'
" UNTUK MENCAPAI PRESTASI PUNCAK " > TERAPI NURSYIFA' : Berdasarkan Surat Al Fatihah - Al Qur'an dan As Sunnah, Menggunakan Teknologi Al Qur'an yang sangat banyak Manfaatnya dan Canggih. Oleh Karenanya Berjalan melebihi dan diatas Kondisi dan Pemikiran Manusia biasa. ( Sesuatu yang belum pernah Terfikirkan dan Terbayangkan Sebelumnya, Sulit untuk Memaparkan Ke Luarbiasaan-nya, Akan Tetapi Bersifat Nyata Dapat Dirasakan Langsung Manfaatnya ! ).> Mengapa Terapi NurSyifa' memiliki Efek yang begitu Ajaib?
Sebab dalam bimbingan Prinsip diatas-normal Teknologi Al Qur'an akan menghasilkan Efek Penyembuhan, Perbaikan, Keberhasilan yang diatas-normal.
> Bila Ingin memperoleh berbagai Manfaat yang Luarbiasa ini,
silahkan datang dan dapatkan Kemampuan Teknologi Al Qur'an yang Diatas Pemikiran Normal dengan mengikuti bimbingan dan berbagai program di Terapi NurSyifa' !
Metode Yang Digunakan >>>
YAYASAN NURSYIFA'
Jl. Gg. Tembok 26 - Menteng Raya - Jakarta Pusat 10340 - Belakang Gedung Joang '45 -- Hotel Treva Int. Atau masuk melalui jalan Kantor Pos Cikini. Atau Jl. Kramat 4.
Telpon : 62-21 314 7850, 021 3917929, 021 98877826, Hp.: 0816 14 23923
DENAH LOKASI TEMPAT PRAKTEK >>>
Pengobatan Canggih Teknologi al Qur'an, TerjaminPasti Sembuhnya>>>
-
Prakata Mengenai Web-site NurSyifa'
-
Berpegang Teguh kepada KitabAllah dan Sunnah
-
-
Dalil Dzikir
-
Hikmah Penciptaan
-
Keutamaan Ilmu
-
Pengalaman Kerejekian
-
Kemampuan TerapiNurSyifa' yg Menakjubkan
-
Pengobatan Terapi NurSyifa'
-
-
Kejadian Sehari-hari di NurSyifa'
-
Metode Ruqyah
-
Sugesti Raga
-
Info Buka Aura
-
-
Kemampuan ManusiaMenerimaKelebihan Allah
-
Kungkuman
-
Kesan Pesan Peserta
-
-
PembahasanTeknologi Al-Qur'an
-
Impotensi
-
Lain-lain
-
|